memasukkan kalender

Rabu, 24 Januari 2018

puisi


Cinta Dalam Diam

Entah harus darimana kumulai cerita ini
Kabut sunyi prlahan mulai merayap di hati

Aku yang mencintaimu dalam diam
menahan rindu yang kian tak teredam

Ingin rasanya aku bertemu denganmu
Tapi, menyapamu saja aku tidak mampu
Lalu, Apa dayaku?
Bahkan angin pun membisu
Ketika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimu

Mungkin bagiku cukup Tuhan yang tahu
tentang apa dan bagaimana perasaanku
Karena bahagiaku, masih bisa menyelipkan namamu dalam setiap doaku...

My World

Kebahagiaan

Senyumlah...
Andainya senyummu itu,
Bisa menopengi kedukaan,
Karna kau akan lebih derita,
Melihatkan wajahmu sengsara.

Ketawalah...
Andainya tawa itu,
Mampu mengusir kecewa,
Karna titisan luka pasti mengalir,
Tanpa hati yang mengepam gembira.

Carilah bahagia,,,
Biar pun sampai kehujung nyawa,
Karna itulah pengobat segala nestapa,

Andaikan jasadmu kian longlai,
Bertongkatkanlah dengan ucapan,
Tasbih ilahi dengan penuh harapan,
Karna nyawamu takkan berkekalan